NEWS

Kenali Jenis Sakit Kepala yang Berbahaya

 

Kenali Jenis Sakit Kepala yang BerbahayaSakit kepala adalah rasa nyeri yang timbul pada setiap bagian di kepala, termasuk kulit kepala, wajah, dan di dalam kepala. Sakit kepala merupakan gejala yang paling umum yang membuat pasien berobat ke dokter. Penyebab sakit kepala dapat dibagi menjadi 2 bagian besar, yaitu primer dan sekunder (penyebab dari gangguan lain). Sakit kepala primer, termasuk migraine, cluster, atau sakit kepala tipe tension. Yang paling umum adalah migraine atau tipe tension. Ada beberapa aspek yang harus dinilai dalam keluhan Anda, yaitu: Riwayat sakit kepala: di mana sakitnya, berapa lama, bagaimana tingkat nyeri, bagaimana mulai (apakah tiba-tiba atau perlahan-lahan semakin nyeri), serta bagaimana karakteristiknya (apakah seperti menusuk, seperti ditekan, berdenyut-denyut). Apakah ada yang meringankan atau memperberat nyeri kepala tersebut (misalnya, suara bising, aroma tertentu, mengunyah makanan, posisi kepala, tidur, dan lain-lain). Juga, harus dinilai secara keseluruhan pada pemeriksaan fisik Anda, yaitu: - adakah muntah - demam - mata merah atau gangguan penglihatan - kejang - penurunan kesadaran Begitu pula dengan riwayat kesehatan Anda sebelumnya dan riwayat keluarga. Pemeriksaan fisik mencakup pemeriksaan tanda-tanda vital dan keadaan umum Anda. Juga mencakup area kepala. Berikut merupakan karakteristik sakit kepala yang paling umum dialami: Migraine: biasa pada satu sisi kepala, dirasakan seperti berdenyut, berlangsung beberapa jam, kadang disertai rasa mual, pusing ketika melihat cahaya dan mendengar bunyi bising. Memburuk dengan aktivitas dan biasa membaik ketika beristirahat. Sakit kepala tipe tension: sering timbul, ringan, pada kedua sisi kepala dan sering menyebar pada seluruh bagian kepala. dr. Alan GoniJika sakit kepala dengan karakteristik yang sama terjadi berulang pada pasien dengan kondisi umum yang baik dan pemeriksaan normal, penyebabnya seringkali tidak diketahui dan biasanya tidak berbahaya. Karenanya, pengobatan cukup dengan obat pereda nyeri. Ada beberapa tanda yang harus diperhatikan. Segeralah berobat bila muncul tanda-tanda berikut: - nyeri kepala yang sangat kuat, yang memuncak hanya dalam waktu beberapa detik - perubahan pada sistem saraf, misalnya jadi tidak sadar, atau lemah pada beberapa bagian tubuh - sakit kepala yang setiap hari semakin memburuk dengan cepat - berat badan yang menurun dengan cepat, disertai demam tinggi. dr. Alan Goni www.meetdoctor.com 


Cara Natural Hilangkan Sakit Kepala Tanpa Obat







Cara Natural Hilangkan Sakit Kepala Tanpa ObatTRIBUNNEWS.COM - Sakit kepala pasti pernah dialami setiap orang. Tak sedikit yang ketergantungan dengan obat pereda pusing. Padahal, ada cara lebih natural untuk mengusir gangguan pada organ tubuh ini. Berikut cara mudah menghilangkan sakit kepala tanpa obat.

 
Dinginkan
Banyak orang menemukan bahwa beberapa jenis sakit kepala, terutama migrain, merespon baik terhadap rasa dingin. Bungkus beberapa es di kantong kecil atau sayuran beku di handuk kering. Letakkan di atas dahi Anda dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu lepaskan selama 15 menit.
Hangatkan diri
Rasa hangat juga memiliki kekuatan untuk menghentikan sakit kepala, terutama yang disebabkan ketegangan otot di bagian leher dan bagian belakang kepala. Tempatkan sekantong air hangat di leher dan bagian belakang kepala. Anda juga bisa mandi dengan pancuran air hangat, biarkan air mengalir di bagian belakang leher Anda. Pastikan air tidak terlalu panas karena ini justru menyebabkan ketidaknyamanan bahkan membakar kulit Anda.

Pijat
Sebuah pijatan lembut bisa membantu menghilangkan rasa sakit kepala. Gunakan ujung jari Anda untuk menggosok bagian belakang leher, pelipis, kulit kepala dan bahu. Rasa sesak di daerah ini bisa menyebabkan sakit kepala yang Anda alami. Untuk hasil maksimal, Anda bisa meminta bantuan seseorang untuk memijat Anda.

Tidur
Cara ini bisa memberikan fase istirahat dari rasa sakit di kepala Anda. Saat Anda bangun, Anda menemukan bahwa ketidaknyamanan itu telah berkurang. Tidur biasanya sangat membantu untuk migrain. Cari tempat tenang untuk berbaring dan matikan lampu. Jika Anda tidak bisa tidur, cobalah untuk beristirahat dengan tenang.

Teknik relaksasi
Stres dan kecemasan bisa menyebabkan sakit kepala berkepanjangan. Namun dengan latihan relaksasi bisa meringankan hal itu. Cobalah salah satu dari teknik relaksasi ini untuk menghilangkan sakit kepala Anda.

* Berbarinnglah terlentang di ruang yang gelap dan tenang. Tegangkan otot-otot di kaki, setelah itu biarkan riles. Lakukan hal yang sama untuk kaki bagian bawah dan paha. Pindahkan semua cara itu ke tubuh Anda, tegangkan dan rilekskan.
* Anda duduk atau berbaring dalam posisi nyaman, setelah itu tutup mata dan bayangkan diri Anda sedang berada di lingkungan yang menenangkan, seperti padang rumput yang hangat atau pantai yang sepi. Bayangkan angin menerpa kulit Anda dan baunya di sekitar Anda. Meskipun Anda berimajinasi, tarik nafas dalam-dalam dan rasakan udara yang keluar masuk tubuh Anda


Katanya Pria Berpakaian Pink Itu Enteng Rejeki






TRIBUNNEWS.COM - Survei membuktikan pria yang kerap mengenakan kemeja berwarna pink atau merah jambu ke kantor memiliki kepercayaan diri tinggi dan berpenghasilan lebih banyak.
Katanya Pria Berpakaian Pink Itu Enteng RejekiDalam survei yang dilakukan oleh Cotton USA ini disebutkan bahwa pria yang senang berkemeja merah muda memiliki penghasilan sebesar 1.600 dolar AS (sekitar Rp 160 juta) per tahun dibanding pria yang memakai kemeja berwarna lain.
Disebutkan pula, para pria tersebut adalah kaum terdidik, ramah lingkungan, dan sering menggunakan trasportasi umum.  Survei juga menunjukkan, mereka merasa lebih atraktif ketika mengenakan kemeja berwarna pink.
"Pink adalah warna yang sedang sering dikenakan pria belakang ini. Hal ini juga membuktikan kalau pria zaman sekarang tak takut berkeksperimen dengan kemeja berwarna terang," ujar Stephanie Thiers-Ratcliffe international marketing manager, Cotton USA, kepada The Daily Mail seperti yang dikutip Medical Daily.
Bagaimana dengan warna lainnya? Survei ini juga mengungkap pria yang mengenakan kemeja berwarna ungu ke kantor cenderung sering terlibat "cinta lokasi" dengan teman sekantornya.
Sementara itu, pria berkemeja putih cenderung tepat waktu. Lain halnya dengan pria berkemeja hijau yang memiliki kebiasaan buruk yaitu sering terlambat.



Banyak Makan Telur Bikin Bisulan, Mitos Atau Fakta?



Oleh | Yahoo! SHE
<div class="caption-credit"> Photo by: Absolutefitnessresource.com</div><div class="caption-title"></div><b>Egg Whites</b>
<br>
You already know that high-protein egg whites are good for your waistline, but these nutrient powerhouses also have a myriad of skin benefits. According to Livestrong.com, the B vitamins and zinc found in egg whites provide all-natural skin regulating benefits.
<br>
<b>How To:</b> Apply egg white to clean skin, leave on for 15-20 minutes, and rinse. Easy peasy!
<br>
<ul>
  <li>
    <a rel="nofollow" href="http://wp.me/p1rIBL-1vK"><b>Should You Deal With Skin Moles?</b></a>
  </li>
</ul>
<br>Oleh: Marmi Panti Hidayah   Kata orangtua, terlalu banyak makan telur bisa menyebabkan bisulan atau jerawat. Tapi apakah benar demikian?

“Tidak 100 persen betul. Kalau memang orang itu alergi protein telur, bisa saja terjadi gatal-gatal setelah mengonsumsi. Tetapi kalau tidak ada faktor alergi, ya tidak menimbulkan gatal,” kata Dr. dr. Yohana Titus, MS, SpGK dari Universitas Indonesia.


Menurut dr. Yohana, reaksi alergi setelah mengonsumsi makanan tidak selalu bersumber dari telur. Ada orang-orang yang alergi protein lain seperti udang atau susu. Untuk mengetahui apakah seseorang alergi protein telur atau tidak, lanjut dr. Yohana, kita bisa melakukan tes alergi di rumah sakit.

“Sekarang alatnya sudah tersedia di beberapa rumah sakit, di mana kita bisa mengetes alergi yang berasal dari sumber makanan tertentu,” jelasnya.

Telur sendiri merupakan salah satu sumber protein hewani yang bioelastisitasnya tinggi. Artinya, sebagian besar sumber protein ini dapat terserap oleh tubuh. Sebenarnya, lanjut dr. Yohana, yang penting adalah kebutuhan protein terpenuhi.

“Jadi kalau kita tidak makan daging, makan telur juga tidak masalah karena juga merupakan sumber protein hewani,” katanya.

Lalu seberapa banyak kita boleh mengonsumsi telur?

Dokter Yohana mengatakan, satu (putih) telur mengandung 6 gram sumber protein. Jika kebutuhan protein kita 50 gram sehari, kita bisa mengonsumsi 1-2 butir telur per hari atau sekitar 12 gram. Sisa kebutuhan protein bisa diambil dari sumber makanan lain. Hanya saja, ada yang perlu diperhatikan karena telur mengandung kolesterol. Dalam satu telur terdapat 150 mg kolesterol.

“Jika tubuh kita sedang mengalami gangguan metabolisme seperti DM (Diabetes Mellitus), asupan konsumsi kolesterol maksimal 200-300 mg. Berarti maksimal kita mengonsumsi satu telur dalam sehari,” katanya. Kecuali bila kuning telurnya tidak dikonsumsi, karena kolesterol tinggi terdapat dalam kuning telur.

Oleh karena itu, tak perlu enggan mengonsumsi telur. Kita hanya perlu melihat kebutuhan protein harian, yang bisa didapat dari hewani (berupa telur, daging) dan nabati (berasal dari kacang-kacangan, nasi). Untuk perbandingan protein hewani dan nabati yang baik, kalau kebutuhan protein esensialnya lebih tinggi bisa 2 hewani : 1 nabati.

“Namun secara keseluruhan, makanan yang dikonsumsi mestinya bervariasi. Jadi meskipun telur sumber protein yang baik, tidak lantas kita harus makan telur terus menerus. Sebab, makanan bervariasilah yang baik untuk tubuh kita,” jelasnya.

Bagaimana pola memasak telur yang baik?

Menurut Dr Yohana, telur yang direbus jelas tidak menambah lemak karena bebas dari minyak. Namun demikian mengenai pola memasak, kita juga perlu memperhitungkan kebutuhan lemak harian kita.

“Jika pilihannya telur rebus, harus telur yang sudah matang. Kita tidak boleh mengonsumsi telur setengah matang,” tegasnya.